Kuala Lumpur, 14–15 Februari 2026 – Tiga mahasiswa pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), yakni Amirul Chanifah dan Syayyidah Fatimatuz Zahro (Magister Teknik Kimia) serta Riggi Sugiarto (Magister Teknik Sipil), berhasil meraih Silver Medal pada cabang kompetisi esai dalam ajang 2nd International Students Summit (2nd ISS). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan International Students Association of USIM (Insan USIM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), serta World Association of Young Scientists (WAYS).
Kompetisi internasional ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Turkmenistan, Somalia, Kenya, dan Filipina. Proses seleksi diawali melalui pengiriman karya esai secara daring, kemudian finalis yang lolos diundang untuk mempresentasikan gagasannya secara langsung pada babak final yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam kompetisi tersebut, tim UGM mengusung inovasi produk kosmetik herbal bernama Saga Bloom Tint, yaitu lipstik berbasis pewarna alami dari biji saga (Adenanthera pavonina) yang diekstraksi menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES) sebagai pelarut hijau. Gagasan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap keamanan bahan kosmetik serta dampak lingkungan dari penggunaan pewarna sintetis. Melalui pendekatan teknik kimia berkelanjutan, DES dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi dan stabilitas pigmen merah saga tanpa penggunaan pelarut organik berbahaya, sehingga mendukung prinsip green chemistry.
Pengembangan inovasi ini dibimbing oleh dosen Teknik Kimia UGM, Prof. Dr. Ir. Aswati Mindaryani, M.Sc., IPU., yang memberikan arahan dalam aspek metodologi penelitian, optimasi proses ekstraksi, serta penguatan landasan ilmiah produk. Pendampingan tersebut memastikan bahwa gagasan yang diusulkan tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki validitas akademik yang kuat.
Amirul Chanifah menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam forum internasional ini menjadi kesempatan untuk menguji kualitas riset di tingkat global, “Melalui kompetisi esai ini, kami dapat mempresentasikan solusi berbasis teknik kimia yang aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Syayyidah Fatimatuz Zahro menambahkan bahwa diskusi dengan juri dan peserta internasional memperkaya perspektif tim, “Forum ini membuka peluang kolaborasi lintas negara dan memberikan masukan konstruktif untuk pengembangan Saga Bloom Tint ke tahap yang lebih aplikatif,” ungkapnya.
Raihan Silver Medal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik UGM mampu berkontribusi dalam forum ilmiah internasional melalui inovasi berbasis sains dan teknologi yang relevan dengan tantangan global masa kini.
