Tim Gonangiyaa, yang merupakan kolaborasi antara mahasiswa Teknik Kimia dan Manajemen, berhasil meraih Juara III pada ajang DEFINE National Business Plan Competition 2026, yang diselenggarakan oleh 13th EFFECT oleh ECOFINSC Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Tim ini beranggotakan Hamdatu Hafifah Hanun (Teknik Kimia 2026) dan Abhipraya Omar Rajwaa (Manajemen 2025), dengan bimbingan dari Hanifrahmawan S. S.T., M.Eng., Ph.D. Kompetisi ini mengusung tema “Future Leaders Building Inclusive and Competitive Business Models in a Disrupted Global Economy” dan berlangsung di Universitas Diponegoro, Semarang pada 16–18 September 2026.
Pada kompetisi ini, tim mengusung inovasi SRIKANDI (Smart Remittance Intelligence for Keluarga Migran Indonesia), yaitu platform digital terintegrasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan sistem End-to-End untuk mentransformasi remitansi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI).
SRIKANDI hadir sebagai Remittance-to-Enterprise Platform yang mengintegrasikan pengelolaan remitansi, AI Financial Coach, Smart Remittance Goal, AI Business Matching, Risk Monitoring, dan Impact Dashboard dalam satu ekosistem digital. Melalui integrasi tersebut, SRIKANDI membantu keluarga PMI mengelola remitansi secara lebih terencana, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mengubah sebagian dana remitansi menjadi tabungan, investasi, dan modal usaha produktif untuk menciptakan kemandirian ekonomi keluarga PMI secara berkelanjutan. Selain itu, inovasi ini juga mengimplementasikan SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 – Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), SDG 10 – Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan).
Keberhasilan kedua mahasiswa ini merupakan bukti nyata bahwa inovasi mahasiswa Teknik Kimia mampu bersaing di ajang kompetisi tingkat nasional.
