Kuala Lumpur, 14–15 Februari 2026 – Tiga mahasiswa pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), yakni Amirul Chanifah dan Syayyidah Fatimatuz Zahro (Magister Teknik Kimia) serta Riggi Sugiarto (Magister Teknik Sipil), berhasil meraih Silver Medal pada cabang kompetisi esai dalam ajang 2nd International Students Summit (2nd ISS). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan International Students Association of USIM (Insan USIM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), serta World Association of Young Scientists (WAYS).
SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada mengirimkan dua perwakilannya, Dr. Jonas Kristanto dan Dr. Rio Aryapratama, untuk mengikuti kegiatan kick off meeting proyek Value Chain Transformation for Ocean Plastic Management atau VALOR yang diselenggarakan pada 15 sampai 19 Februari 2026 di Asian Institute of Technology, Thailand.
Proyek VALOR merupakan bagian dari inisiatif Global Gateway Uni Eropa yang berfokus pada isu lingkungan dan perubahan iklim. Program ini menekankan pentingnya kerja sama efektif antar pemangku kepentingan serta kolaborasi lintas kawasan. Secara khusus, VALOR bertujuan untuk memperkuat pelatihan pengelolaan dan daur ulang sampah plastik, mendorong penciptaan lapangan kerja bagi pemuda dan perempuan melalui jalur inovatif daur ulang sampah plastik laut, serta membekali seluruh pihak yang terlibat dengan keterampilan dalam penerapan skema dan teknologi berkelanjutan.
Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam tim “Calable” turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi Indonesia Chemical Engineering Challenge (IChEC) 2026. Dalam ajang bertaraf internasional ini, Tim Calable yang beranggotakan Ja’far Shodiq Hibatullah (DTETI), Naohide Kiyosawa (DTMI), dan Rumaysa Shahida (DTK) mempresentasikan inovasi riset berjudul “The Smart Catalyst: AI-Enhanced Geothermal Integration for Sustainable Carbon-to-Methanol Conversion”.
Tim Musi Uncover yang terdiri dari satu mahasiswa Teknik Kimia dan dua mahasiswa Teknik Geologi berhasil meraih 1st Runner Up (Juara II) pada ajang Paper & Poster Competition Integrated Petroleum Festival 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh SPE ITB Student Chapter, IATMI SM ITB, dan HMTM “PATRA” ITB ini berlangsung pada 13–14 Februari 2026 di Institut Teknologi Bandung, Bandung, dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional, termasuk Malaysia.
Mahasiswa Teknik Kimia kembali menorehkan prestasi pada ajang IPFEST 2026, kompetisi akademik nasional di bidang industri minyak dan gas yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers Institut Teknologi Bandung Student Chapter (SPE ITB SC), Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia Seksi Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (IATMI SM ITB), dan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan PATRA Institut Teknologi Bandung (HMTM “PATRA” ITB). Kegiatan yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026 ini mengangkat tema “Embracing Growth in Sustainability to Address Energy Security.”
Sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing garam rakyat, Kelompok Penelitian Teknologi Garam Rakyat, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis IMKM dan Masyarakat dengan judul “Diversifikasi Produk Garam Rakyat Menjadi Garam Bernilai Tambah Tinggi”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Tirta Bahari yang berlokasi di Kemadang, Tanjungsari, Gunung Kidul.
Program pengabdian ini diketuai oleh Lisendra Marbelia, S.T., M.Sc., Ph.D, dengan melibatkan tim multidisiplin yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Sarto, M.Sc., IPU, ASEAN Eng; Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc.; Ir. Subagyo, Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Ir. Nur Mayke Eka Normasari, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM; Bintang Diniar Kurnia Alam, S.Pi; Khairun Nida Halid, S.T.; Zahra Salsabila, S.T.; Kautsaura Raisa Mulia; serta Erlina, S.T., M.Sc. Tim ini berfokus pada pengembangan produk turunan garam yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan berpotensi masuk ke pasar yang lebih luas.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemakaian Alat Magnetic Separator untuk Pengembangan Industri Gula Semut Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (29/12). Kegiatan ini berlangsung di IKM Gula Semut Adana, Dusun Penggung, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ir. Nur Rofiqoh Eviana Putri, S.T., M.Eng., PhD. dengan dana kegiatan yang didapat oleh Grup Penelitian Innovative Material and Technology for Environmental Remediation (INTER) dari Fakultas Teknik UGM. Selain tim akademisi FT UGM, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Gula Kelapa Kulon Progo, serta mendapat dukungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY.
Transisi energi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi baru, tetapi juga tentang kesiapan untuk mengelola dampak dan konsekuensi yang menyertainya. Di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi, baterai lithium-ion menjadi komponen kunci yang menopang perubahan tersebut. Namun, seiring bertambahnya pemanfaatan baterai, muncul tantangan baru ketika baterai mencapai akhir masa pakainya. Limbah baterai yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan risiko lingkungan dan keselamatan, sekaligus menghadirkan peluang melalui pemulihan material bernilai tinggi seperti litium, kobalt, dan nikel, yang penting bagi rantai pasok energi masa depan. Berangkat dari kesadaran akan tantangan dan peluang tersebut, Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Kajian LKFT UGM menjalin kolaborasi dengan PLN Indonesia Power dalam kegiatan Pendampingan Studi Pra-Kelayakan Daur Ulang Baterai Lithium-ion. Kegiatan yang berlangsung selama Juli hingga Oktober 2025 ini menjadi ruang awal untuk merumuskan langkah strategis pengembangan sistem daur ulang baterai yang berkelanjutan, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan industri energi nasional.
Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab terus menjadi perhatian utama industri pulp dan kertas. Menjawab tantangan tersebut, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL) menjalin kerja sama strategis dengan Pusat Kajian LKFT Universitas Gadjah Mada, yang diwakili oleh tim peneliti dari Departemen Teknik Kimia UGM, dalam sebuah kajian teknis pengurangan kekeruhan dan warna pada air limbah terolah dari Effluent Treatment Plant (ETP). Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar lingkungan, tetapi juga pada upaya mencari solusi teknis yang efektif, aplikatif, dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip industri hijau dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Kegiatan kerja sama ini dilaksanakan dalam rentang waktu Januari hingga Agustus 2025.
UGM Kembangkan Prediksi Pirolisis Biomassa Berbasis Machine Learning dan Tingkatan Taksonomi Tanaman
Tim peneliti dari Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan pendekatan baru dalam prediksi hasil pirolisis biomassa dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (machine learning) yang dipadukan dengan tingkatan taksonomi bahan baku. Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Jonas Kristanto bersama Dr. Muhammad Mufti Azis dan Prof. Suryo Purwono, dan telah dipublikasikan pada jurnal internasional Biomass and Bioenergy.
Dalam penelitian ini, kuantitas produk pirolisis diprediksi menggunakan machine learning berbasis dataset mutakhir yang dihimpun dari 1.006 data eksperimen pirolisis dari ratusan publikasi ilmiah bereputasi sejak tahun 2021. Dataset tersebut mencakup komposisi unsur, analisis proksimat, kandungan lignoselulosa, serta kondisi operasi seperti suhu pirolisis, ukuran partikel, laju pemanasan, waktu tinggal, dan laju aliran gas.
Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik UGM resmi meluncurkan Massive Open Online Course (MOOC) bertema Life Cycle Assessment (LCA) melalui platform mooc.ugm.ac.id. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen UGM dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermutu, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Kursus LCA ini ditujukan bagi mahasiswa, profesional, dan pelaku industri yang ingin mempelajari LCA secara sistematis. Selain materi komprehensif, kedua kursus juga dilengkapi kuis-kuis sederhana untuk membantu peserta mengevaluasi pemahaman dan progres belajar.
Program ini terdiri dari dua mata kuliah LCA yang saling melengkapi:
- Teori Penilaian Daur Hidup (Life Cycle Assessment; LCA)
https://mooc.ugm.ac.id/courses/teori-penilaian-daur-hidup-life-cycle-assessment-lca/
Materi ini menyajikan konsep dasar, kerangka kerja, serta metodologi LCA berdasarkan standar SNI ISO 14040 dan ISO 14044. Peserta akan mempelajari tahapan LCA mulai dari penetapan tujuan dan ruang lingkup, pengembangan inventarisasi daur hidup, penilaian dampak lingkungan, hingga interpretasi.
Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada berkesempatan mengikuti Ehime University Short Term Exchange Program 2025, sebuah program pertukaran pelajar yang berlangsung pada 15 Oktober-14 November 2025 di Matsuyama, Perfektur Ehime, Jepang. Peserta berasal dari berbagai departemen di Fakultas Teknik UGM, termasuk satu mahasiswa dari Departemen Teknik Kimia. Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Fakultas Teknik UGM dan Faculty of Engineering Ehime University dalam memberikan pengalaman akademik, riset, dan pengenalan budaya dalam lingkungan internasional.
Yogyakarta, Indonesia — Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui tim penelitinya resmi memperoleh pendanaan International Science Partnerships Fund (ISPF) dari British Council untuk proyek riset kolaboratif dengan Imperial College London (ICL), Inggris. Informasi pendanaan ini disampaikan secara resmi melalui surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) nomor 1563/C3/DT.05.00/2025 tanggal 21 November 2025.
Tim UGM dipimpin oleh Dr. Hanifrahmawan Sudibyo (FT UGM) dengan anggota Prof. Wiratni, Dr. Lisendra Marbelia, dan Dr. Akmal Irfan Majid. Di pihak Inggris, kolaborasi ini dipimpin oleh Dr. Anna Hankin dari Imperial College London. Proyek ini terpilih dalam skema hibah ISPF di bawah tema Advanced Materials and Manufacturing, yang berfokus pada pengembangan material canggih dan teknologi manufaktur berkelanjutan.
Penelitian ini melibatkan kolaborator dari UGM (Prof. Arief Budiman, Prof. Wiratni, Dr. Eng. Ngadisih, Dr.nat.techn. Rizki Maftukhah, dan Robertus D. D. Putra, S.T., M.Eng., Ph.D.), BRIN (Dr. Ai Dariah dan Dr. Edi Wiloso), IPB University (Dr. Joni Jupesta), serta mitra industri dari PT Astra Agro Lestari Tbk. Riset akan difokuskan pada tiga aspek utama: fabrikasi biochar, uji agronomi, serta kajian Life Cycle Assessment (LCA) dan teknoekonomi. Pada tahap fabrikasi, tim menargetkan pengembangan biochar dengan rendemen tinggi dan stabilitas karbon jangka panjang. Uji agronomi akan menelaah dampak aplikasi biochar terhadap fisiologi tanaman, fiksasi nutrisi, perubahan sifat fisik–kimia–biologi tanah, serta emisi gas rumah kaca pada fase vegetatif tanaman sawit belum menghasilkan. Sementara itu, studi LCA akan menghitung potensi kredit karbon berdasarkan jumlah karbon stabil yang tersimpan dikurangi seluruh emisi proyek menggunakan metodologi Verra VM0044 atau Gold Standard BCRS, menghasilkan estimasi Net Avoided Emission sebagai dasar perhitungan VCU/VER.
Selain kredit karbon, penelitian ini juga menargetkan perolehan nutrient credit melalui kuantifikasi co-benefits agronomi. Pengurangan kebutuhan pupuk N, P, dan K setelah aplikasi biochar dihitung sebagai ΔN, ΔP, dan ΔK, kemudian dikonversi menjadi nutrien yang dihemat (kg/ha/tahun) serta emisi yang dihindari menggunakan faktor emisi IPCC 2019. Apabila metodologi co-benefit diakui dalam skema karbon, nilai tersebut dapat dikonversi menjadi Nutrient Offset Units (NOUs) yang dapat diklaim sebagai co-benefit credits atau Sustainable Agriculture Enhancement Units (Gold Standard). Luaran penelitian mencakup kredit nutrien per hektare per tahun, estimasi emisi pupuk yang terhindarkan, serta peningkatan efisiensi pemanfaatan nutrisi.
Mahasiswa Departemen Teknik Kimia FT UGM berhasil meraih juara 1 dalam Case Study Competition (CAT!ON) Chemistry Fair UI 2025 yang diselenggarakan pada 15–16 November 2025 di Departemen Kimia FMIPA Universitas Indonesia. Mengusung tema “Driving Industrial Transformation towards a Decarbonized Society,” kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menguji kemampuan analisis kasus industri berbasis data dan sains, sekaligus mengembangkan gagasan teknologi rendah karbon yang aplikatif dan ekonomis. Keikutsertaan tim Teknik Kimia FT UGM juga menjadi upaya untuk berkontribusi dalam kompetisi paper tingkat nasional serta membawa nama baik departemen di kancah akademik.


