• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Kimia
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Greens
    • Overview
    • Timetable
    • Speakers
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Dosen Purnatugas
    • Staf
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • KBK advanced material #1
      • KBK advanced material #2
      • KBK Energy #1
      • KBK Energy #2
      • KBK Bioresource Engineering #1
      • KBK Bioresource Engineering #2
      • KBK Chemical Product
    • Fasilitas laboratorium
    • Infografis Departemen
    • Previous Conferences
      • IBASC 2021
      • RCCHE 2018
      • Summer Course 2018
    • Laporan Kinerja Departemen
  • Undergraduate
    • Profile of Undergraduate Program
    • International Class
    • Course Distribution
    • PO achievement
    • Mapping LO-PO
    • Informasi Akademik
    • Mahasiswa
      • Kelompok Studi
      • KMTK
      • Entropi
      • Pecinta Alam
  • Program Master
    • Prodi Magister Teknik Kimia
    • Prodi Magister TPPI
  • Program Doktor
    • Profil Prodi Doktor
    • Mata kuliah Prodi Doktor
    • Informasi Akademik
    • Peluang Riset dan Hibah
    • Pendaftaran
    • Sekretariat Prodi Doktor
    • Informasi Akademik S3
  • Beranda
  • Berita
  • Peneliti DTK UGM Kembangkan ‘Emas Hitam’ Pengunci Karbon dari Limbah Pabrik Kertas

Peneliti DTK UGM Kembangkan ‘Emas Hitam’ Pengunci Karbon dari Limbah Pabrik Kertas

  • Berita, Penelitian
  • 12 Mei 2026, 15.37
  • Oleh: admin
  • 0

Sudibyo, H., Pangestu, R. A., Athalia, A. T., Salsabila, R., Mahannada, A., C Suparmin, A. (2026). Catalyst- and Temperature-Driven Variations in Chemistry, Carbon Permanence, and Agronomic Performance of Hydrochar from Hydrothermal Processing of Biomass Waste. Environmental Research, Volume 296 (Terbit 1 April 2026).

Industri kertas global saat ini menghadapi tantangan besar terkait pengelolaan limbah. Salah satu produk sampingan terbesarnya adalah lumpur limbah kertas (Pulp and Paper Mill Sludge atau PPMS). Dengan proyeksi produksi kertas yang terus meningkat, tumpukan limbah basah ini berpotensi melepaskan emisi gas rumah kaca dalam jumlah masif ke atmosfer jika tidak ditangani dengan tepat.

Merespons tantangan ekologis tersebut, Tim Peneliti Karbon Departemen Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (DTK UGM), berhasil mengembangkan sebuah solusi inovatif. Tim ini memanfaatkan teknologi Hydrothermal Processing untuk mengubah limbah lumpur kertas menjadi material padat multifungsi yang disebut hydrochar.

Pengolahan limbah PPMS selama ini terhambat oleh kadar airnya yang sangat tinggi (mencapai 80-90%). Namun, riset ini berhasil mengatasi kendala tersebut dengan memproses limbah menggunakan air bersuhu dan bertekanan tinggi (200–300 °C) dalam kondisi asam, basa, maupun tanpa katalis. Proses ini memungkinkan limbah basah terurai dan berubah menjadi hydrochar tanpa perlu melalui tahap pengeringan yang memakan banyak energi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hydrochar memiliki dua peran ekologis yang sangat krusial. Pertama, dari segi stabilitas karbon. Melalui analisis kinetika yang komprehensif, tim menemukan bahwa hydrochar, terutama yang diproses pada suhu 250 °C ke atas memiliki struktur karbon aromatik yang sangat kuat. Material ini diprediksi mampu mengunci karbon dan bertahan dari dekomposisi hingga jutaan tahun, menjadikannya strategi mitigasi perubahan iklim yang sangat potensial.

Kedua, hydrochar terbukti mampu berfungsi sebagai pembenah tanah (soil amendment) yang luar biasa. Saat diaplikasikan pada tanah untuk budidaya tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens), hydrochar hasil proses suhu rendah (200-250 °C) berhasil meningkatkan serapan unsur hara Nitrogen, Fosfor, dan Kalium (N-P-K) secara signifikan. Material ini juga menciptakan lingkungan yang mendukung komunitas mikroba baik di dalam tanah. Analisis komunitas mikroba menunjukkan adanya peningkatan populasi bakteri dan jamur yang berfungsi memobilisasi nutrisi, sehingga tanaman dapat tumbuh jauh lebih subur. Temuan pada riset ini memberikan kerangka kerja baru bagi industri kertas untuk tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga berkontribusi langsung pada praktik pertanian yang sirkular dan berkelanjutan.

 

Baca publikasi ilmiah selengkapnya di sini:

Jurnal: Environmental Research (Volume 296, April 2026)

Judul Artikel: Catalyst- and Temperature-Driven Variations in Chemistry, Carbon Permanence, and Agronomic Performance of Hydrochar from Hydrothermal Processing of Biomass Waste

Tautan: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0013935126003300

DOI: 10.1016/j.envres.2026.124002

Viewed: 40
Tags: Fakultas Teknik UGM SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 15: Ekosistem Daratan SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGS
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Kimia

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No. 2, Kampus UGM,
Yogyakarta, 55284
Telp. 0274-555320
E-mail: jtk@ugm.ac.id

Accredited by: BAN-PT IChemE IABEE

Jurnal Teknik Kimia:

  • Asean Journal of Chemical Engineering
  • Jurnal Rekayasa Proses

    © Universitas Gajah Mada

    EnglishBahasa Indonesia

    KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY