Semangat inovasi dan kolaborasi kembali membawa Tim Reactics UGM menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Chemical Reaction Car Competition 2026, tiga tim Reactics berhasil meraih posisi berurutan. Reactics Antrasena meraih juara ke-3, disusul oleh Reactics Jayantaka di posisi ke-4, dan Reactics Antaredja di posisi ke-5. Kompetisi yang diikuti oleh belasan tim dari berbagai universitas di Indonesia ini, berlangsung pada 1-3 Mei 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
YOGYAKARTA – Keluar dari zona nyaman sering kali menjadi langkah awal menuju pencapaian yang luar biasa. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Khairunnisa Nur Madani atau yang akrab disapa Caca, mahasiswa Magister Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2024 Ganjil. Keberaniannya mengambil tantangan baru berbuah manis. Di tengah kesibukannya menyusun tesis dan mempersiapkan paper kedua, Caca berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal internasional bergengsi, ACS Energy & Fuels.
Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada mengirimkan dua perwakilannya, Dr. Jonas Kristanto dan Dr. Rio Aryapratama, untuk mengikuti kegiatan kick off meeting proyek Value Chain Transformation for Ocean Plastic Management atau VALOR yang diselenggarakan pada 15 sampai 19 Februari 2026 di Asian Institute of Technology, Thailand.
Proyek VALOR merupakan bagian dari inisiatif Global Gateway Uni Eropa yang berfokus pada isu lingkungan dan perubahan iklim. Program ini menekankan pentingnya kerja sama efektif antar pemangku kepentingan serta kolaborasi lintas kawasan. Secara khusus, VALOR bertujuan untuk memperkuat pelatihan pengelolaan dan daur ulang sampah plastik, mendorong penciptaan lapangan kerja bagi pemuda dan perempuan melalui jalur inovatif daur ulang sampah plastik laut, serta membekali seluruh pihak yang terlibat dengan keterampilan dalam penerapan skema dan teknologi berkelanjutan.
Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik UGM resmi meluncurkan Massive Open Online Course (MOOC) bertema Life Cycle Assessment (LCA) melalui platform mooc.ugm.ac.id. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen UGM dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermutu, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Kursus LCA ini ditujukan bagi mahasiswa, profesional, dan pelaku industri yang ingin mempelajari LCA secara sistematis. Selain materi komprehensif, kedua kursus juga dilengkapi kuis-kuis sederhana untuk membantu peserta mengevaluasi pemahaman dan progres belajar.
Program ini terdiri dari dua mata kuliah LCA yang saling melengkapi:
- Teori Penilaian Daur Hidup (Life Cycle Assessment; LCA)
https://mooc.ugm.ac.id/courses/teori-penilaian-daur-hidup-life-cycle-assessment-lca/
Materi ini menyajikan konsep dasar, kerangka kerja, serta metodologi LCA berdasarkan standar SNI ISO 14040 dan ISO 14044. Peserta akan mempelajari tahapan LCA mulai dari penetapan tujuan dan ruang lingkup, pengembangan inventarisasi daur hidup, penilaian dampak lingkungan, hingga interpretasi.
Salah satu tim pemenang berasal dari Indonesia, dipimpin oleh Dr. Hanifrahmawan Sudibyo dari Departemen Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada. Tim ini berkolaborasi dengan peneliti dari Waseda University (Jepang), Chulalongkorn University (Thailand), dan Mindanao State University – Iligan Institute of Technology (Filipina). Mereka mengusung riset berjudul “Improving the Sustainability of Resource Recovery from Wet Biomass Waste: Experimentally-validated GIS-based Integrated Biorefineries for Cleaner Mobility”.
Link berita: https://www.the-easia.org/jrp/pdf/cfp13/e-asia_official-announcement_13th-call_alternative-energy.pdf
Penelitian ini akan berlangsung selama periode 2025–2028, dengan fokus pada pengembangan ekonomi sirkular berbasis bioekonomi melalui rancangan integrated biorefineries. Target utamanya adalah memaksimalkan pemulihan sumber daya dari limbah atau residu biomassa basah melalui pendekatan pemetaan geospasial yang dipadukan dengan teknologi konversi biokimia, termokimia, dan elektrokimia. Penelitian ini juga mencakup kajian lokasi dan skala biorefineries berbasis data aktual di lapangan.
Luaran utama yang ditargetkan meliputi publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi Q1, beberapa paten proses dan produk, pembuatan prototipe sistem pengumpulan dan pemilahan sampah, serta policy brief yang diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah dan sektor swasta dalam pengelolaan limbah biomassa basah, termasuk sampah organik dari kawasan perkotaan.
Kegiatan penelitian secara resmi dimulai sejak 24 April 2025 melalui kick-off meeting yang diselenggarakan di Pathumwan Princess Hotel, Bangkok, Thailand. Pada agenda kick-off meeting ini dari tim Indonesia yang hadir ada Dr. Hanifrahmawan Sudibyo, Dr, Ni Nyoman Nepi Marleni, dan Tn. Daniel Tanto. Acara ini turut diisi dengan kunjungan lapangan ke fasilitas pemilahan sampah milik Thailand Institute of Scientific and Technological Research (TISTR) di Provinsi Saraburi dan pusat riset konversi biomassa di Center of Fuels and Energy from Biomass, Chulalongkorn University.
Sebagai bagian dari rangkaian koordinasi riset lintas negara ini, progress meeting pertama akan dilaksanakan secara luring di Yogyakarta, Indonesia pada akhir tahun 2025, disusul oleh progress meeting kedua di Tokyo, Jepang pada pertengahan tahun 2026. Di samping itu, kolaborasi dan pemantauan kegiatan penelitian dilakukan secara rutin setiap bulan melalui pertemuan daring menggunakan platform Zoom. Kolaborasi ini menandai upaya bersama dalam memperkuat ketahanan energi dan pemanfaatan limbah secara berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.
PGD UI merupakan kompetisi internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia, bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia serta berkolaborasi dengan SPE UI SC, SBE UI SC, AIChE UI SC, dan IATMI SM UI. Pada tahun ini, acara ini mengusung tema “Accelerating Sustainable Process Through Green Engineering”, yang bertujuan mendorong pengembangan solusi rekayasa proses yang berkelanjutan.
CPDC terdiri dari tiga tahap, yaitu penyisihan, semifinal, dan final. Pada tahap penyisihan, peserta diminta mengumpulkan extended abstract terkait produk kimia yang ditawarkan berdasarkan subtema yang dipilih. Tim yang lolos ke semifinal kemudian menyusun full paper dan video pitching. Di tahap final, peserta mempresentasikan produk mereka di hadapan dewan juri serta mengikuti sesi expo untuk memamerkan inovasinya.
Dalam kompetisi ini, Tim PerpanB mengusung inovasi berjudul “URELIC: Urea Release Extender with Lignin Coating”. Inovasi ini memanfaatkan lignin yang berasal dari limbah tandan kosong kelapa sawit (OPEFB) sebagai bahan pelapis pupuk urea, sehingga menciptakan produk slow-release fertilizer yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Solusi ini ditujukan untuk mengatasi permasalahan kehilangan nitrogen pada pupuk konvensional, sekaligus mendukung praktik pertanian berkelanjutan dan sirkular.
Tahap final CPDC diselenggarakan pada tanggal 26 April 2025 di Universitas Indonesia. Berdasarkan penilaian dewan juri, Tim PerpanB dinyatakan sebagai Juara Pertama, mengungguli tim-tim peserta dari berbagai universitas dalam dan luar negeri.
Selamat kepada Tim PerpanB Departemen Teknik Kimia UGM atas pencapaiannya yang membanggakan dan semoga terus menginspirasi inovasi di bidang teknik kimia!
ICARE adalah sabun padat berbahan dasar illipe butter dari biji tengkawang Kalimantan, kaya akan vitamin A dan E, yang memberikan manfaat melembapkan dan meningkatkan elastisitas kulit. Untuk mengatasi tantangan oksidasi illipe butter, tim menambahkan ekstrak kulit jeruk (CPW) yang mengandung D-limonene sebagai antioksidan alami, memberikan sifat antimikroba, aroma segar, dan daya pembersih lebih kuat. Inovasi ini dilengkapi dengan kemasan Roll Eco-Friendly berdesain seperti dispenser lipstik, yang memungkinkan pengguna mengatur porsi sabun dengan slicer berbasis resin higienis terintegrasi, mengurangi kontaminasi dan limbah plastik. Kemasan isi ulang menggunakan kertas dupleks, mendukung keberlanjutan lingkungan. Produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung ekonomi lokal dengan memanfaatkan sumber daya Kalimantan dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.
Dalam kompetisi CPDC, Tim Cakarica melewati tiga tahap ketat: penyisihan dengan pengumpulan extended abstract, semifinal dengan full paper dan video pitching, serta final dengan presentasi produk di hadapan juri dan partisipasi dalam expo untuk memamerkan ICARE. Selain itu, Tim Cakarica juga berkesempatan untuk kunjungan industri ke PT. Paragon Technology and Innovation di Kota Tangerang, Banten. Adapun produk ICARE ini dirancang untuk memenuhi permintaan pasar sabun organik global yang diperkirakan terus tumbuh pada tahun 2032. ICARE menawarkan solusi berkelanjutan sebagai alternatif sabun berbasis minyak sawit, yang menjadi pendorong utama deforestasi. Dengan memanfaatkan illipe butter dari pohon tengkawang yang tidak perlu ditebang, ICARE mendukung pelestarian hutan tropis Kalimantan, meningkatkan stok karbon, dan menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, ICARE memberdayakan komunitas lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pelestarian nilai budaya masyarakat Dayak, di mana pohon tengkawang melambangkan warisan leluhur.
Keberhasilan Tim Cakarica mencerminkan dedikasi generasi muda dalam menciptakan solusi inovatif untuk tantangan lingkungan dan industri. ICARE tidak hanya menawarkan produk perawatan kulit yang aman dan efektif, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal di Kalimantan Barat melalui penciptaan lapangan kerja dan pelestarian warisan budaya masyarakat Dayak, di mana pohon tengkawang memiliki makna spiritual. Prestasi ini diharapkan menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkontribusi pada pengembangan produk kimia berkelanjutan yang mendukung masa depan industri hijau.
Menggunakan lima senyawa model, yaitu polietilena (PE), selobiosa (CEL), asam glutamate (GLUTA), asam linoleate (LIN), dan 1-(3,4-dimethoxyphenyl)-2-(2-methoxyphenoxy)-1,3-propanediol (DMP – representasi lignin) dan dengan desain eksperimen yang terstruktur, penelitian ini memetakan interaksi sinergistik dan antagonistik yang terjadi selama HTL, yang berdampak langsung pada peningkatan hasil biocrude oil, aqueous coproduct, dan hydrochar. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi tertentu seperti PE-CEL dan GLUTA-DMP menghasilkan sinergi kuat dalam pembentukan biocrude, sementara kombinasi seperti CEL-DMP justru menunjukkan efek antagonistik.
Penelitian ini tidak hanya mengandalkan model kinetika lump untuk melihat tren umum pembentukan fase produk HTL yang berbeda, tetapi juga mengembangkan model kinetika spesifik-spesies menggunakan konsep power-law (dengan asumsi reaksi elementer) dan parameter Arrhenius. Pendekatan ini memungkinkan pemetaan jalur reaksi rinci dan prediksi waktu evolusi konsentrasi senyawa utama pada temperatur 300–400°C. Hasilnya, diperoleh pemahaman mendalam tentang reaksi endotermik dan eksotermik yang mendasari transformasi senyawa polimerik dan biomolekuler dalam limbah menjadi biocrude dan produk lain, termasuk kondisi optimum untuk memaksimalkan konversi dan selektivitas produk yang diinginkan.
Penelitian ini menjadi terobosan penting dalam mendukung bioekonomi sirkular, dengan mengalihkan limbah plastik yang sulit didaur ulang dan limbah organik dari sistem pembuangan konvensional menjadi produk bernilai tinggi seperti bahan bakar cair dan bahan kimia fungsional. Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, metode ini juga mendukung pencapaian SDGs khususnya SDG 11, 12, dan 13. Studi ini menjadi pijakan kuat untuk pengembangan teknologi skala industri dalam pengolahan limbah kompleks berbasis HTL dengan efisiensi tinggi.
Graphical Abstract:
Lumped pathways:
Departemen Teknik Kimia UGM mengadakan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah plastik berbasis prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) di Dusun Gandok, Desa Condongcatur, Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada 9 November 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak negatif sampah plastik serta mendorong penerapan solusi berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini mencakup pemaparan materi oleh Prof. Rochmadi mengenai permasalahan plastik dan strategi pengelolaannya, serta sesi praktik kreatif berupa lomba kreasi hasta karya dari plastik bekas.
dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman. Pelatihan yang berlangsung dari 26 Oktober hingga 2 Desember 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga
binaan dalam menghasilkan produk tekstil bernilai jual. Kegiatan ini mencakup pengenalan teknik menjumput, pewarnaan kain dengan bahan alami, serta evaluasi hasil karya peserta.
Melalui 4 pertemuan, peserta belajar tentang berbagai jenis pewarna alami, cara pembuatannya, serta penerapannya pada kain. Dalam menjumput, peserta mengalami banyak dinamika seperti
putusnya benang yang merupakan proses pembelajaran untuk melatih kesabaran dan ketekunan.
Di akhir program, peserta menyampaikan kesan positif serta harapan untuk pelatihan lanjutan dan pembentukan kelompok usaha wastra jumputan. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka
peluang ekonomi baru bagi warga binaan setelah mereka kembali diintegrasikan ke masyarakat.
Selain pelatihan, penyediaan fasilitas seperti oven pengering juga dilakukan untuk mendukung proses produksi gula semut. Demonstrasi langsung dalam proses pengolahan membantu masyarakat memahami setiap tahapan, dari pengentalan hingga pengemasan. Hasilnya, program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, menciptakan peluang pasar yang lebih luas, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
Oleh : Adna Ivan Ardian (20/471612/PTK/13803) – Magister Teknik Kimia
Tim Universitas Gadjah Mada, yang dipimpin oleh Dr. Lisendra Marbelia, bersama anggota timnya – Prof. Dr. Wiratni Budhijanto, Dr. rer. nat. Arry Retnowati, Dr, Johan Syafri Mahathir Ahmad, dan tim grup riset Bioprocess Engineering Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik —melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan di Sariharjo, Ngaglik, Sleman.
Oleh : Paulina Adina Hari Setyowati (22/499126/PTK/14523) – Magister Teknik Pengendalian Pencemaran Industrial
Oleh : Saepulloh Rahmat Solehudin (













