• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Kimia
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Greens
    • Overview
    • Timetable
    • Speakers
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Dosen Purnatugas
    • Staf
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • KBK advanced material #1
      • KBK advanced material #2
      • KBK Energy #1
      • KBK Energy #2
      • KBK Bioresource Engineering #1
      • KBK Bioresource Engineering #2
      • KBK Chemical Product
    • Fasilitas laboratorium
    • Infografis Departemen
    • Previous Conferences
      • IBASC 2021
      • RCCHE 2018
      • Summer Course 2018
    • Laporan Kinerja Departemen
  • Undergraduate
    • Profile of Undergraduate Program
    • International Class
    • Course Distribution
    • PO achievement
    • Mapping LO-PO
    • Informasi Akademik
    • Mahasiswa
      • Kelompok Studi
      • KMTK
      • Entropi
      • Pecinta Alam
  • Program Master
    • Prodi Magister Teknik Kimia
    • Prodi Magister TPPI
  • Program Doktor
    • Profil Prodi Doktor
    • Mata kuliah Prodi Doktor
    • Informasi Akademik
    • Peluang Riset dan Hibah
    • Pendaftaran
    • Sekretariat Prodi Doktor
    • Informasi Akademik S3
  • Beranda
  • Berita
  • Tembus Jurnal ACS Energy & Fuels, Caca Buktikan Tantangan Riset Adalah Peluang Emas

Tembus Jurnal ACS Energy & Fuels, Caca Buktikan Tantangan Riset Adalah Peluang Emas

  • Berita
  • 4 Mei 2026, 11.39
  • Oleh: admin
  • 0

YOGYAKARTA – Keluar dari zona nyaman sering kali menjadi langkah awal menuju pencapaian yang luar biasa. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Khairunnisa Nur Madani atau yang akrab disapa Caca, mahasiswa Magister Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2024 Ganjil. Keberaniannya mengambil tantangan baru berbuah manis. Di tengah kesibukannya menyusun tesis dan mempersiapkan paper kedua, Caca berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal internasional bergengsi, ACS Energy & Fuels.

Penelitian Caca menyoroti isu lingkungan yang sangat relevan, yakni penyelesaian permasalahan limbah padat perkotaan. Melalui publikasinya yang bertajuk “Linking Food Waste Composition to Anaerobic Digestion Performance Using Integrated Kinetic Modeling, Statistical Assessment, and Metagenomic Analysis”, ia meneliti secara mendalam bagaimana limbah makanan dapat dikonversi secara optimal menjadi bioenergi, seperti biogas.

Perjalanan riset ini menjadi semakin istimewa karena Caca tergabung dalam proyek riset eAsia, sebuah program joint supervision yang berkolaborasi dengan Departemen Mikrobiologi Chulalongkorn University, Thailand. “Menurutku ini program yang menarik banget ya, kita bisa banyak berkembang dari program ini karena bisa dapet arahan bimbingan langsung sama dosen dari kampus luar, dan tentunya kerja sama bareng kampus luar yang bagus kaya Chulalongkorn,” ungkap Caca menceritakan awal mula ketertarikannya.

Tentu saja, perjalanan menuju publikasi internasional tidak selalu mulus. Caca mengakui bahwa proses menulis dan mempersiapkan dokumen pendukung menuntut ketelitian tinggi agar tidak ada yang terlewatkan, serta untuk memastikan hasil yang diberikan sebaik mungkin agar minim revisi dari para reviewer.

Untuk menyiasati tekanan tersebut, Caca memiliki strategi manajemen waktu yang sangat disiplin. “Menurutku yang paling penting itu tekad dan konsisten dalam menulis paper. Aku selalu buat deadline untuk diriku sendiri biar selalu terpacu ngerjainnya. Setiap hari aku juga selalu bikin list hal-hal yang harus diselesaikan dalam satu hari agar lebih disiplin dan selesai tepat waktu,” jelasnya.

Di saat menghadapi fase berat dalam risetnya, Caca kembali menemukan motivasi dari lingkungan sekitarnya. “Cara aku tetap menjaga semangat itu dengan melihat kakak-kakak yang sebelumnya berhasil publish paper juga. Kaya mereka bisa selesai, aku juga pasti bisa selesai dan ini pasti bakal terlewatkan,” tambahnya dengan optimis.

Lebih dari itu, keberhasilan ini tidak lepas dari peran support system yang kuat di lingkungan Departemen Teknik Kimia UGM. Caca merasa sangat bersyukur mendapat dukungan penuh dari para dosen yang amat suportif dan solutif.

“Jadi mahasiswa bimbingan Bu Lila itu salah satu hal yang aku syukurin banget selama studi di Teknik Kimia UGM ini. Beliau banyak ngarahin dan ngebantu aku untuk nyelesain riset ini. Saat cuti pun, beliau masih ngeluangin waktunya buat bimbingan secara online. Selain itu, aku juga dapet dukungan luar biasa dari dosen-dosen yang super supporting kaya Pak Hanif dan Prof. Wiratni,” paparnya.

Kisah perjalanan akademik Caca menjadi bukti nyata bahwa setiap tantangan sejatinya adalah ruang untuk bertumbuh. Di akhir wawancaranya, Caca menitipkan pesan yang sangat menginspirasi bagi teman-teman mahasiswa lainnya.

“Coba ambil setiap kesempatan baik yang datang ke hidup kita, karena dengan kita mencoba hal baru, akan terbuka banyak peluang nggak terduga. And one day kita bakal sadar, ‘kalau bukan karena kesempatan ini, mungkin aku ga bakal ngerasain hal ini’,” tutup Caca.

Semoga perjalanan inspiratif Caca ini bisa memantik semangat Sobat DTK semua. Jangan ragu untuk mendobrak batasan diri, eksplorasi hal-hal baru, dan berani mengejar target tertinggimu. Karena di luar zona nyaman, ada banyak prestasi membanggakan yang menunggu untuk diraih!

Viewed: 3
Tags: Fakultas Teknik UGM SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau SDGS
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Kimia

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No. 2, Kampus UGM,
Yogyakarta, 55284
Telp. 0274-555320
E-mail: jtk@ugm.ac.id

Accredited by: BAN-PT IChemE IABEE

Jurnal Teknik Kimia:

  • Asean Journal of Chemical Engineering
  • Jurnal Rekayasa Proses

    © Universitas Gajah Mada

    EnglishBahasa Indonesia

    KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY