• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Penelitian
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Kimia
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Dosen Purnatugas
    • Staf
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • KBK advanced material #1
      • KBK advanced material #2
      • KBK Energy #1
      • KBK Energy #2
      • KBK Bioresource Engineering #1
      • KBK Bioresource Engineering #2
      • KBK Chemical Product
    • Fasilitas laboratorium
    • Infografis Departemen
    • Previous Conferences
      • IBASC 2021
      • RCCHE 2018
      • Summer Course 2018
      • Greens
  • Undergraduate
    • Profile of Undergraduate Program
    • International Class
    • Course Distribution
    • PO achievement
    • Mapping LO-PO
    • Informasi Akademik
    • Mahasiswa
      • Kelompok Studi
      • KMTK
      • Entropi
      • Pecinta Alam
  • Program Master
    • Prodi Magister Teknik Kimia
    • Prodi Magister TPPI
  • Program Doktor
    • Profil Prodi Doktor
    • Mata kuliah Prodi Doktor
    • Informasi Akademik
    • Peluang Riset dan Hibah
    • Pendaftaran
    • Sekretariat Prodi Doktor
    • Informasi Akademik S3
  • Unduh
    • Laporan Kinerja Departemen
    • Rencana Strategis Departemen
    • Video Profil Departemen
    • Fasilitas Kuliah
    • Keselamatan dalam Laboratorium
  • Beranda
  • Berita
  • Kolaborasi UGM dan Telkom Indonesia: HydroConnect Hadirkan Ekosistem Air Bersih Berkelanjutan di Dusun Pengos

Kolaborasi UGM dan Telkom Indonesia: HydroConnect Hadirkan Ekosistem Air Bersih Berkelanjutan di Dusun Pengos

  • Berita
  • 11 September 2026, 09.45
  • Oleh: admin
  • 0

Semangat inovasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali membawa dampak nyata bagi masyarakat. Pada hari Minggu, 28 Maret 2026, kolaborasi antara energi muda mahasiswa, kampus, dan kepedulian korporasi menghadirkan solusi air bersih berbasis teknologi cerdas melalui proyek HydroConnect. Proyek ini dibangun di Dusun Pengos, Gunungkidul, sebuah wilayah yang kerap terdampak keringnya musim kemarau ekstrem. Ekosistem HydroConnect ini lahir dari sinergi antara Departemen Teknik Kimia UGM, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Telkom Indonesia.

Langkah ini diinisiasi bukan tanpa alasan. Di bawah terik matahari yang menyengat, bentang alam karst di Kabupaten Gunungkidul menandai babak baru dalam perjuangan melawan krisis air bersih. Secara geografis, wilayah Gunungkidul memiliki topografi dan kondisi geologis yang sangat menantang. Karakteristik tanah karst di wilayah ini membuat curah air hujan seakan “hilang” ditelan bumi, sehingga tidak ada air yang dapat digali di permukaan tanah.  Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan infrastruktur distribusi yang selama ini menjadi tembok besar bagi warga. Terlebih saat musim kemarau datang, warga terpaksa harus memesan truk-truk air demi mendapatkan hak dasar mereka, yakni pasokan air bersih untuk sanitasi dan kelangsungan hidup. Kini, dengan hadirnya instalasi HydroConnect, warga bisa bernapas lebih lega untuk menikmati sumber air layak yang cukup.

Untuk menjawab tantangan tersebut, HydroConnect mengintegrasikan teknologi modern dengan semangat pelestarian lingkungan. Tim menghadirkan solusi melalui pembangunan Tangki Penampungan Air Hujan berkapasitas lebih dari 30.000 liter yang telah dilengkapi dengan Smart Filtration System. Keunggulan utama dari proyek ini terletak pada implementasi teknologi Internet of Things (IoT) yang mampu memantau kualitas air secara real-time. Melalui dasbor digital yang terintegrasi, warga dapat memastikan bahwa kualitas air tersebut aman untuk dikonsumsi setiap saat. Sistem canggih ini juga mengusung konsep ramah lingkungan (green energy) melalui instalasi panel surya yang mampu mengoperasikan seluruh sistem dengan energi berjejak karbon rendah.

Melalui ekosistem yang berhasil dibangun ini, sebanyak 27 keluarga di Padukuhan Pengos kini dapat merasakan manfaatnya secara langsung. “Adanya kegiatan ini Alhamdulillah terkait dengan persoalan air bersih bisa ada solusi terbaik yang telah saya dan warga masyarakat rasakan sendiri di Padukuhan Pengos. Air menjadi bersih dan kuota air menjadi lebih banyak karena banyaknya tampungan air yang tersedia,” ungkap Ratno, selaku Kepala Dukuh Padukuhan Pengos.

Sebagai proyek jangka panjang, sistem ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat secara berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan warga. Oleh karena itu, tim HydroConnect menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal guna menghasilkan sumber daya manusia yang mumpuni. Hal ini diwujudkan melalui pembentukan kelompok “Local Heroes” yang akan bertugas sebagai pionir dalam menjaga kelestarian ekosistem yang telah terbangun.  Dengan melibatkan warga sejak tahap pembangunan, pengelolaan, hingga perawatan sistem, tim berharap dapat menumbuhkan sifat kemandirian, serta menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab warga terhadap infrastruktur yang telah dibangun.

Hadirnya HydroConnect di Padukuhan Pengos menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang tepat antara teknologi dan infrastruktur mampu menanggulangi keterbatasan geografis yang ada. Dengan kolaborasi yang inklusif, inovasi ini tidak sekadar membangun bangunan fisik semata, tetapi juga sukses membangun rasa tanggung jawab komunal untuk memenuhi kebutuhan bersama. Lewat tetesan air bersih yang kini mengalir di Dusun Pengos, HydroConnect telah membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah akhir dari cerita, melainkan awal dari babak baru kemandirian masyarakat yang berdaya. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur fisik, sinergi nyata antara UGM dan Telkom Indonesia ini adalah wujud bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu mengalirkan harapan baru. Proyek ini sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi akademisi tidak sekadar berakhir sebagai teori di ruang riset, melainkan mampu menjadi solusi berdampak nyata yang merawat masa depan berkelanjutan di bentang karst Gunungkidul.

Viewed: 3
Tags: Fakultas Teknik UGM SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGS
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Kimia

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No. 2, Kampus UGM,
Yogyakarta, 55284
Telp. 0274-555320
E-mail: jtk@ugm.ac.id

Accredited by: BAN-PT IChemE IABEE

Jurnal Teknik Kimia:

  • Asean Journal of Chemical Engineering
  • Jurnal Rekayasa Proses

    © Universitas Gajah Mada

    EnglishBahasa Indonesia

    KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY