Kejuaraan kembali diraih oleh tim Reactics UGM pada perlombaan AISeries x AISC Regional 2026. Dalam kompetisi tersebut, tim berhasil menyabet gelar 1st Place in Race Competition dan 2nd Runner-Up Poster Competition. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Reactics yang sukses meraih juara pertama pada race competition selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024. Kemenangan ini menjadi titik awal keberangkatan tim Reactics untuk kembali menoreh prestasi di tingkat internasional pada perlombaan AIChE Chem-E-Car Competition 2026 yang akan dilaksanakan November nanti di Minneapolis, Amerika Serikat.
SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau
Kejuaraan kembali diraih oleh tim Reactics UGM pada perlombaan AISeries x AISC Regional 2026. Dalam kompetisi tersebut, tim berhasil menyabet gelar 1st Place in Race Competition dan 2nd Runner-Up Poster Competition. Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Reactics yang sukses meraih juara pertama pada race competition selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024. Kemenangan ini menjadi titik awal keberangkatan tim Reactics untuk kembali menoreh prestasi di tingkat internasional pada perlombaan AIChE Chem-E-Car Competition 2026 yang akan dilaksanakan November nanti di Minneapolis, Amerika Serikat.
Program Problem-Based Learning (PBL) di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST/Taiwan Tech), Taipei, Taiwan yang kesebelas kembali diselenggarakan tahun ini, tepatnya pada tanggal 5-10 Agustus 2026. Program ini merupakan agenda tahunan di mana Departemen Teknik Kimia NTUST mengundang beberapa kampus yang memiliki Departemen Teknik Kimia ataupun Departemen Kimia Terapan seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWM), dan Osaka Institute of Technology (OIT) untuk dapat mengikuti kegiatan summer camp, di mana mahasiswa dapat belajar dan berdiskusi bersama, membawa gagasan dan pengetahuan dari kampus asal mereka dengan topik-topik penelitian yang dilakukan oleh Profesor di NTUST, kemudian membangun jejaring dan kerja sama antar mahasiswa, sekaligus melakukan eksplorasi budaya dan makanan di Taiwan bersama dengan mahasiswa lokal. Kali ini delegasi UGM diwakilkan oleh Arden Fauzani Afrizkialdi dari program studi Magister Teknik Kimia dan William Teja Laksmana dari program studi Magister Teknik Pengendalian Pencemaran Industrial. Dari ITS mengirimkan 2 mahasiswa dan dari OIT mengirimkan 11 mahasiswa sebagai perwakilan, sedangkan UKWM tahun ini absen dari kegiatan tersebut. Untuk mahasiswa dari NTUST sendiri yang menjadi panitia sekaligus mengikuti program ini berjumlah 20 mahasiswa.
Tim Gadjah Sleman, yang merupakan kolaborasi antara mahasiswa Teknik Kimia, Teknik Fisika, dan Teknologi Industri Pertanian, berhasil meraih Bronze Medal pada ajang International Essay Competition , yang diselenggarakan oleh International Student Community in collaboration with the Faculty of Agro-Industry, Chiang Mai University. Tim ini beranggotakan M. Syakhis Qomaruddin (Teknik Kimia 2023), Ainun Afifah Azzahra Nasution (Teknik Fisika 2024), dan M. Nur Fikri (Teknologi Industri Pertanian 2024), dengan bimbingan dari Hanifrahmawan S. S.T., M.Eng., Ph.D. Kompetisi ini mengusung tema “Empowering Youth to Create Inclusive and Creative Solutions For Global Sustainability Challenges” dan berlangsung di Bangkok, Thailand pada 8–9 Agustus 2026.
Sialanguan, Juni 2026 – Dalam upaya memanfaatkan limbah pertanian dan mendorong kemandirian energi desa, Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan program pengolahan limbah bonggol jagung menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan secara intensif di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, sebagai solusi atas melimpahnya limbah hasil panen jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Semangat inovasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali membawa dampak nyata bagi masyarakat. Pada hari Minggu, 28 Maret 2026, kolaborasi antara energi muda mahasiswa, kampus, dan kepedulian korporasi menghadirkan solusi air bersih berbasis teknologi cerdas melalui proyek HydroConnect. Proyek ini dibangun di Dusun Pengos, Gunungkidul, sebuah wilayah yang kerap terdampak keringnya musim kemarau ekstrem. Ekosistem HydroConnect ini lahir dari sinergi antara Departemen Teknik Kimia UGM, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Telkom Indonesia.
Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Tim TukangSawit, yaitu Alniko, Saddam, dan Rainar, berhasil menorehkan prestasi pada ajang ReEnergize Summit REPPC 2026 yang diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy Chapter Universitas Indonesia. Kompetisi berskala nasional ini mengusung tema “Energizing Evolution: Pioneering Intelligent Systems and Circular Solutions for Sustainable Energy Independence” dan diikuti oleh lebih dari 40 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tim TukangSawit menjadi satu-satunya perwakilan Universitas Gadjah Mada yang berhasil melaju hingga babak final setelah melalui seleksi abstrak yang menyisakan 31 tim semifinalis, kemudian seleksi full paper yang menetapkan delapan tim terbaik untuk mempresentasikan gagasannya pada tahap final.
Tim Steady Slay dari Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan pengalaman berharga melalui partisipasinya dalam Petroleum Integrated Smart Competition (Petronation) PGD UI 2026. Tim yang terdiri atas Jingga Rohmaningsih, Afifah Kamilia Ramadhani, dan Nuhoniko Af’idatu Izzati ini mewakili UGM dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia pada 23 Mei 2026 di Fakultas Teknik UI, Depok.
Petronation merupakan kompetisi cerdas cermat yang menguji wawasan dan kecepatan berpikir peserta di bidang industri petroleum, mencakup lima bidang utama: Exploration & Geology, Drilling, Production, Renewables, dan Trivia. Sebelum tampil di Final Stage, Tim Steady Slay terlebih dahulu melewati tahap preliminary secara daring, kemudian bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai universitas nasional dan internasional seperti ITB, UI, UPNVY, dan Asia Pacific University.
Mahasiswa Departemen Teknik Kimia (DTK) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan semangat dan kapasitasnya dalam mengikuti berbagai kompetisi akademik tingkat nasional maupun internasional. Salah satu mahasiswa DTK UGM, Gifo Nauval Maulana, berpartisipasi sebagai delegasi dalam Smart Competition yang merupakan bagian dari rangkaian Boreyes 2026 International Energy Fair.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers (SPE) Universitas Padjadjaran Student Chapter ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menguji sekaligus memperdalam pemahaman mereka terkait perkembangan industri energi, khususnya sektor minyak dan gas (migas). Melalui kompetisi ini, peserta ditantang untuk menjawab berbagai pertanyaan teknis dan studi kasus yang berkaitan dengan isu-isu strategis di bidang energi.
Tiga mahasiswa Departemen Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan menjadi finalis International Case Study Competition (I-CAST) 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Process and Green Engineering Days (PGD UI) 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia. Babak final kompetisi berlangsung pada 23 Mei 2026 dengan mengangkat tema “Advancing Clean Energy Transitions Through Sustainable Co-Firing and Circular Biomass Systems” yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT PLN Nusantara Power.
Mahasiswa Departemen Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam tim Malataxtax berhasil meraih Juara 1 Process System Engineering Competition pada ajang Process and Green Engineering Days (PGD) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia pada Sabtu (23/5). Prestasi ini menjadi bukti kontribusi mahasiswa Teknik Kimia UGM dalam menghadirkan inovasi rekayasa proses yang mendukung transisi energi berkelanjutan serta upaya pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, tim Malataxtax mengusung rancangan pabrik terintegrasi berbasis konsep Power-to-X (PtX) yang memanfaatkan limbah industri kelapa sawit, yakni Palm Oil Mill Effluent (POME) dan Oil Palm Empty Fruit Bunches (OPEFB), sebagai bahan baku untuk menghasilkan biomethanol berkualitas komersial. Gagasan ini dilatarbelakangi oleh tingginya produksi limbah kelapa sawit di Indonesia yang berpotensi menimbulkan emisi gas rumah kaca, khususnya metana, apabila tidak dikelola secara optimal.
Tim Gudeg Bu Hj. Amad dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada berhasil menjadi finalis dalam ajang kompetisi petroleum dan energi nasional PETROLIDA 2026 melalui karya inovatif bertajuk FORGE (Flare Optimization and Recovery via Graphene EOR). Karya tersebut mengangkat solusi terintegrasi untuk mengurangi emisi gas buang (flare gas) sekaligus meningkatkan produksi minyak melalui pendekatan nanoteknologi, kecerdasan buatan, dan rekayasa proses berkelanjutan.
FORGE merupakan framework circular economy yang dirancang untuk mengubah flare gas hasil aktivitas industri migas menjadi produk bernilai tinggi berupa graphene, hydrogen, serta graphene oxide-based nanofluids (GONs) untuk Enhanced Oil Recovery (EOR). Ide ini lahir dari permasalahan tingginya emisi gas rumah kaca akibat praktik flaring di sektor minyak dan gas, yang hingga kini masih menjadi tantangan besar dalam industri energi global. Selain menimbulkan kerugian ekonomi, flare gas juga berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan peningkatan emisi karbon.
DEPOK, 23 Mei 2026 – Delegasi mahasiswa dari Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Tim Riefan resmi mempresentasikan karya inovatif mereka dalam ajang bergengsi Process System Engineering Competition (PSEC) pada perhelatan Process and Green Engineering Days (PGD) UI 2026. Kompetisi ilmiah nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia ini mengusung tema “Exploring Power-to-X Solutions as a Bridge Between Renewable Energy and Sustainable Industry”. Dipimpin oleh Angel Zefanya bersama anggotanya, Herlina Yulianti dan M. Rifyal Mulkan, tim UGM berhasil melaju ke babak final untuk menawarkan solusi nyata bagi tantangan dekarbonisasi industri pupuk nasional.
Semangat inovasi dan kolaborasi kembali membawa Tim Reactics UGM menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Chemical Reaction Car Competition 2026, tiga tim Reactics berhasil meraih posisi berurutan. Reactics Antrasena meraih juara ke-3, disusul oleh Reactics Jayantaka di posisi ke-4, dan Reactics Antaredja di posisi ke-5. Kompetisi yang diikuti oleh belasan tim dari berbagai universitas di Indonesia ini, berlangsung pada 1-3 Mei 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
YOGYAKARTA – Keluar dari zona nyaman sering kali menjadi langkah awal menuju pencapaian yang luar biasa. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Khairunnisa Nur Madani atau yang akrab disapa Caca, mahasiswa Magister Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2024 Ganjil. Keberaniannya mengambil tantangan baru berbuah manis. Di tengah kesibukannya menyusun tesis dan mempersiapkan paper kedua, Caca berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal internasional bergengsi, ACS Energy & Fuels.